Latest Post
Kampus
SELAMAT UNTUK KEPENGURUSAN BARU 2013
http://si-iich.blogspot.com/search/label/Kampus
PELANTIKAN PENGURUS INTRA
SELAMAT UNTUK KEPENGURUSAN BARU 2013
Semangat terus untuk semua pengurus
baru. Semoga kepengurusan ini bisa lebih baik dari tahun ke tahun dan membawa
aspirasi seluruh mahasiswa Dakwah.
Pengurus Intra
Pengurus Intra
http://si-iich.blogspot.com/search/label/Kampus
Label:
Kampus
berita
http://si-iich.blogspot.com/search/label/kampus
MEMBERS OF KPI
http://si-iich.blogspot.com/search/label/kampus
MEMBERS OF KPI
Berawal dari tahun 2010 kita memulai perjalanan dengan penuh suka
cita. Masih lugu sih gak tahu kanan kiri gak kenal siapa-siapa tapi pingin
kenalan. Berawal dari 47 anggota sekarang tinggal 35 anggota. Itu adalah
pilihan setiap individu, tapi dimanapun kita berada KPI ALWAYS THE BEST.
SEMANGAT semua. Jangan pernah
menyerah. Perjalanan kita masih panjang kita adalah satu. WE ARE KPI 2010.
Label:
berita
berita
PENGRUS BEM FD 2011-2012
PERJALANAN BERSAMA
Sudah tidak terasa perjalanan kepengurusan BEM FD periode 2011-2012 sudah berahir. Perjalanan penuh suka cita mengiri 20 pengurus BEM FD untuk semua mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN Walisongo. Setiap program kerja yang dikerjakan semua difikirkan dengan matang agar benar-benar sampai sesuai target.
Terimakasih kepada seluruh teman-teman mahasiswa yang telah membantu perjalanan BEM FD. Kami juga memohon maaf apabila dalam menjalankan tugas kami masih melalaikan ataupun melakukan hal yang salah dan kurang berkenan. Semoga kepengurusan berikutnya akan lebih baik lagi. Amin….
Label:
berita
WORK
Berhijab, Why not ?
Ini tugas kelompok kami.... semoga bisa menikmati hasil kerja kami...
saran dan kritik sangat membantu demi menjadikan tugas ini lebih sempurna.... terimakasih....
http://si-iich.blogspot.com/search/lebel/work
http://si-iich.blogspot.com/search/lebel/work
Label:
WORK
ARTIKEL
b.
Wawancara
PENGERTIAN INSTRUMEN
1.
Pengertian Instrumen dan Penjelasannya
Instrumen
penelitian adalah: Merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data
atau informasi yang bermanfaat untuk menjawab permasalahan penelitian.
Instrumen sebagai alat pada waktu penelitian yang menggunakan suatu metode. Menyusun
instrumen penelitian dapt dilakukan peneliti jika peneliti telah memahami
benar penelitiannya. Pemahaman terhadap
variabel atau hubungan antar variabel merupakan modal penting bagi peneliti
agar dapat menjabarkan menjadi sub variabel, indikator, deskriptor dan butir-butir
instrumennya.
Ada beberapa
langkah umum yang bisa ditempuh dalam menyusun instrumen penelitian.
Langkah-langkah tersebut adalah:
1.
Analisis
variabel penelitian, yakni mengkaji variabel menjadi sub penelitian
sejelas-jelasnya, sehingga indikator tersebut bisa diukur dan menghasilkan data
yang diinginkan peneliti. Dalam membuat indikator variabel, peneliti dapat
menggunakan teori atau konsep-konsep yang ada dalam pengetahuan ilmiah yang
berkenaan dengan variabel tersebut, atau menggunakan fakta empiris berdasarkan
pengamatan lapangan.
2.
Menetapkan
jenis instrumen yang digunakan untuk mengukur variable / subvariabel / indikator-indikatornya.
Satu variabel mungkin bisa diukur oleh atau jenis instrumen, bisa pula lebih
dari satu instrumen.
3.
Setelah
ditetapkan jenis instrumennya, peneliti menyusun kisi-kisi atau layout
instrumen. Kisi-kisi ini berisi lingkup materi pertanyaan, abilitas yang
diukur, jenis pertanyaan, banyak pertanyaan, waktu yang dibutuhkan. Materi atau
lingkup materi pertanyaan didasarkan pada indikator varibel. Artinya, setiap
indikator akan menghasilkann beberapa luas lingkup isi pertanyaan, serta
abilitas yang diukurnya. Abilitas dimaksudkan adalah kemampuan yang diharapkan
dari subjek yang diteliti. Misalnya kalau diukur prestasi belajar, maka
abilitas prestasi tersebut dilihat dari kemampuan subjek dalam hal pengenalan,
pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, evaluasi. Atau bila diukur sikap
seseorang, maka lingkup abilitas sikap kita bedakan aspek kognisi, afeksi, dan
konasinya.
4.
Berdasarkan
kisi-kisi tersebut lalu peneliti menyusun item dan pertanyaan sesuai dengan
jenis instrumen dan jumlah yang telah ditetapkan dalam kisi-kisi. Jumlah
pertanyaan bisa dibuat lebih dari yang ditetapkan sebagai item cadangan. Setiap
item yang dibuat peneliti harus sudah punya gambaran jawaban yang diharapkan.
Artinya, prakiraan jawaban yang betul/diinginkan harus dibuat peneliti.
5.
Instrumen
yang sudah dibuat sebaiknya diuji coba digunakan untuk revisi instrumen,
misalnya membuang instumen yang tidak perlu, menggantinya dengan item yang
baru, atau perbaikan isi dan redaksi/bahasannya.[1]
Fungsi instrumen adalah mengungkapkan fakta menjadi data. Menurut Arikunto, data merupakan penggambaran variabel
yang diteliti dan berfungsi sebagai alat pembuktian hipotesis, benar tidaknya
data tergantung dari baik tidaknya instrumen pengumpulan data.[2]
Beberapa jenis instrumen dalam suatu penelitian adalah sebagai berikut :
a)
Tes
Sederetan pertanyaan atau latihan atau alat yang digunakan untuk
mengukur keterampilan,pengukuran intelegensi, kemampuan atau bakat yang
dimiliki individu atau kelompok.
b)
Kuesioner
Sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi
dari reponden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang ia
ketahui.
c)
Wawancara
(Interview)
Interview digunakan oleh peneliti untuk menilai keadaan seseorang,
misalnya untuk mencari data tentang variabel latar belakang murid, orang tua,
pendidikan,perhatian, sikap terhadap sesuatu.
d)
Observasi
Mengadakan pengamatan secara langsung,observasi dapat dilakukan
dengan tes,kuesioner, ragam gambar, dan rekaman suara.Pedoman observasi berisi
sebuah daftar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati.
e)
Skala
bertingkat (ratings)
Suatu ukuran subyektif yang dibuat berskala.Walaupun skala
bertingkat ini menghasilkan data yang kasar tetapi cukup memberikan informasi
tettentu tentang program atau orang.Instrumen ini dapat dengan mudah memberikan
gambaran, penampilan, terutama penampilan didalam orang menjalankan tugas yang
menunjukkan frekuensi munculnya sifat-sifat. Didalam menyusun skala, yang perlu
diperhatikan adalah bagaimana menentukan variabel skala. Apa yang harus
ditanyakan harus apa yang diamati responden.
f)
Dokumentasi
Berasal dari asal kata dokumen, yang artinya tetulis, didalam
melaksanakan metode dokumentasi, penelitian menyelidiki benda-benda tertulis
seperti buku-buku, majalah,dokumen peraturan-peraturan, notulen rapat,dan sebagainya.
2.
Pengujian Instrumen
penelitian
Sebuah instrumen
dikatakan baik jika memenuhi dua kriteria sebagai berikut :a. Valid, Valid
adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat keandalan atau kesahihan suatu
alat ukur. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa
yang seharusnya diukur. Analoginya misalnya meteran yang valid dapat digunakan
untuk mengukur panjang dengan teliti, karena meteran alat untuk mengukur
panjang.Meteran menjadi tidak valid jika digunakan untuk mengukur
berat.Jadi,hasil penelitian dikatakan
valid jika terdapat kesamaan antara data yang terkumpul dengan data yang
sesungguhnya terjadipada obyek yang diteliti. b. Reliable,reliable adalah
konsistensi alat pengumpul data atau instrument dalam mengukur apa saja yang
diukur. Instrumen yang reliable jika digunakan beberapa kali untuk mengukur
objek yang sama akan menghasilkan data yang sama.Jadi, instrument yang valid
dan reliable merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan hasil penelitian yang
valid dan reliable.[3]
3.
Pengertian Pengumpulan Data dan Penjelasannya
Sebelum
mengetahui pengumpulan data kita harus tahu pengertian dari sumber data. Sumber
data adalah subyek dari mana data diperoleh.
Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam
penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang
memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Apabila peneliti menggunakan
kuesioner dalam pengumpulan datanya maka sumber data disebut responden yaitu,
orang yang menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti, baik pertanyaan lisan
maupun tulisan. Jika pengumpul data melakukan sedikit kesalahan akan
mempengaruhi data dan kesimpulannya dapat salah. Apabila menyusun instrument
merupakan pekerjaan penting dalam penelitian, maka akan jauh lebih penting lagi
mengumpulkan data terutama jika peneliti menggunakan metode yang memiliki cukup
besar celah untuk dimasuki unsur minat peneliti.w
Ada 2 sumber
data yaitu:
1)
Data
Primer
Data yang langsung diambil dari sumber pertama dilokasi penelitian
atau objek penelitian.Ada 3 cara pengumpul data primer:
a.
Observasi
c.
Kuesioner
2)
Data
Sekunder
Data yang diambil dari hasil mengumpulkan orang lain, contoh: Data
yang dimiliki perusahaan, Data BPS, Browsing di internet dan sebagainya.
Label:
ARTIKEL







